Tag

, , , , ,

Suatu hari yang cerah di kawasan hutan belantara… Seekor kancil jantan sedang merumput dengan tenangnya. Tanpa dia sadari, seekor maung betina beserta dua ekor anaknya mengintai.

Singkat cerita, sang kancil lari tungang langgang dikejar induk maung itu. Hingga tiba satu kesempatan, si Kancil berhasil masuk ke dalam celah yang sempit. Namun sang maung tidak menyerah, dia tetap memburunya.

Naas bagi sang maung, kepalanya terjepit di celah sempit, dan susah keluar. Sedangkan kancil dapat meloloskan diri. Kancil melihat maung itu meronta ronta berusaha melepaskan kepalanya dari celah itu. Melihat bujur maung nu gutak gitek, timbul napsu si kancil. Tuluy weh kancil teh “beraksi”.

Maung yang teu walakaya itu, pasrah “digarap” si kancil. Tah, tos kitu teh kancil pergi we, da wareg melaksanakan “hajatnya”. Sang maung, yang akhirnya berhasil melepaskan diri, dengan segala perasaan malu dan marah, kembali menemui anak-anaknya.

Anak maung naros ka indungna, “mamah, mana si kancilna? Tos lapar pisan yeuh.”

Indung maung bari isin campur ambek ngajawab, “montong su sa si si siah! PAPIH kituuu!

Sumber: WA

Foto: kancil & maungmaung_kancil (pinterest.com)