Tag

, , ,

multiply_tampilan_baruSejak tahun lalu, Multiply (kini beralamat di http://www.multiply.co.id, sebelumnya http://www.multiply.com) sudah woro-woro bakal menutup layanan blognya, karena akan fokus pada layanan e-commerce alias mewadahi bisnis di dunia maya.

Waktu itu, tenggat sudah dipatok, yakni tanggal 1 Desember 2012. Orang-orang pun, termasuk aku berusaha memindahkan postingan, berupa blog (6000-an), foto (2000-an), resep, review, market, video, dll.

Tapi apa daya. Sistem yang tidak mendukung ditambah gaptek, semua materi tulisan dan foto yang kubuat sejak pertengahan 2004 itu pun hanya sebagian kecil yang bisa dimutasi ke blogku (www.tianarief.wordpress.com dan http://www.tianarief.blogspot.com).

Tenggat 1 Desember pun terlampaui. Tapi ternyata tak terjadi apa-apa. Multiply masih tetap seperti sediakala, alias tak jadi menutup blog. Kabarnya, ada penundaan, entah sampai kapan.

Kami pun kembali larut dalam rutinitas mengisi blog, berinteraksi dengan para kontak, dan kopdar –kendati anggota yang aktif jauh lebih sedikit. Itu karena sebagian dari kontakku sudah ada yang menghapus akunnya, setelah memutasi semua tulisan/fotonya.

Akhirnya… pada pertengahan Maret 2013 (beberapa hari lalu), Multiply, kiamat pun terjadi. Multiply menghapus semua akun anggotanya, khususnya para blogger. Kini situs pertemanan yang hampir 10 tahun kami akrabi itu, terasa asing bagiku, karena isinya cuma bisnis dan bisnis.

Terus terang, ketertarikan kami pada Multiply dulu karena situs ini memiliki fasilitas blog yang bisa mewadahi kami untuk interaksi dengan teman-teman di seluruh Indonesia, bahkan teman-teman Indonesia yang berada di belahan dunia mana pun (luar negeri). Selain itu, juga bisa dipakai untuk berjualan. Tapi bukan jualan sebagai online seller, melainkan sebagai blogger.

Sedih sih. Kehilangan ribuan tulisan dan foto yang belum sempat terselamatkan, tapi lebih sedih lagi, kehilangan media untuk berinteraksi dengan teman-teman sekalian.

Tapi dunia belum berakhir. Facebook masih bisa mewakili sebagai situs yang interaktif, kendati bentuknya microblog. Blog WordPress ini juga bisa lebih dimaksimalkan. Juga ada Twitter.

Bagiku, Multiply (blog) boleh tewas, tapi MPID (komunitas pengguna Multiply di Indonesia/ID) tetap eksis. Bahkan ada rencana tanggal 13
April nanti melakukan kopdar di tepi Danau UI, Depok.

Selamat datang di “Dunia Lain” (selain Multiply), kawans!🙂