Tag

, , ,

Pertama dengar kata “asinan kamboja”, dari teman MPer yang sudah lama menjadi kontakku; Soraya Lannazia alias Aya. Katanya, asinan ini sangat fenomenal. Karena rasanya enak, jadi terkenal ke mana-mana. Orang-orang berbondong-bondong membelinya, sampai harus antri, paling tidak 1 jam, baru kebagian giliran dilayani. 

Image

Tapi, aku tak perlu seheroik itu. Pasalnya, Aya, yang notabene tetangga dari penjual asinan Betawi H. Mansyur itu, bisa memesankannya selagi warung asinan itu sepi pembeli. Aku, yang memang berencana mengantarkan Bakso Viande jualanku kepada Aya, tinggal datang ke Jalan Taman Kamboja, seberang RS Persahabatan Rawamangun (rumah Aya) mengantarkan bakso, untuk “ditukar” dengan asinan fenomenal itu.

Mengapa asinan khas Betawi itu jadi sefenomenal itu?

Pertama, rasanya. Selain bumbunya pas (tidak keenceran maupun kekentalan), asinan sayuran ini isinya baru diracik ketika pembeli memesan. Jadi, sayurannya masih segar dan kecil kemungkinan basi di jalan.

Oya, di sini ternyata ada dua penjual asinan. Asinan Kamboja yang fenomenal itu Asinan Betawi H. Mansyur, sedangkan satu lagi asinan Ny Isye, yang bebas antrian.

“Tapi enakan asinan H. Mansyur,” kata Aya, yang pernah membandingkan keduanya. Meski begitu, keberadaan asinan Ny. Isye ini bisa menjadi “penolong” bagi yang sangat ingin asinan tapi tak cukup punya waktu. Seperti dialami Enung Subarga, Mper yang sudah lama menjadi kontakku, dan kebetulan bertemu tadi siang (aku ke tempat Aya, dia nyari asinan). 

Yang ngantri pun, ternyata “bukan sembarang orang”. Aku perhatikan, rata-rata dari mereka bermobil, mewah pula. Jadinya, di gang sempit itu banyak lalu-lalang mobil-mobil mewah keluaran terbaru.

“Satu orang bisa membeli 20 bungkus. Ada pula PNS yang sengaja mengoordinir teman-temannya. Jadinya, sekali belanja asinan, banyak sekali,” tutur Aya.

Oh, pantesan, pembeli ngantrinya bisa lama. Untung ada Aya. Kapan-kapan, kalau mau asinan lagi, tinggal koling-koling Ya?😉

*Ternyata, adik iparku, yang penggila asinan, sudah mengetahui perihal Asinan Kamboja ini, dari tayangan televisi. Bahkan, sampai tahu harga seporsinya; Rp 11 ribu. Begitu kuoleh-olehi sebungkus Asinan Kamboja, giranglah dia.😀

Image

Keterangan: Asinan Kamboja terdiri dari dua pilihan, sayur dan buah. Tapi justru asinan sayur yang menjadi pilihan favorit pembeli. Jenis sayurannya cukup komplit. Ada toge, kol, ketimun, selada, dan tahu. Mau makan di tempat atau pun dibungkus untuk dibawa pulang, pasti dilayani.

Foto-foto: wikimu.com dan wisataseru.com