Tag

, , , , ,

Naik angkutan umum “mewah” (ber-AC) terbilang kesempatan langka bagiku. KRL Commuter Line (CL) beberapa kali, dan Bus TransJakarta (Bus TJ) alias Busway juga beberapa kali. Nah, yang versi bus gandeng, baru satu kali (tadi), dari halte Wali Kota Jaktim ke Terminal Kampung Melayu.

Memangnya selama ini aku ke mana saja? Ya berpanas-panas atau berhujan-hujan di motor.😛

Image

Soal tarif, Bus TJ setengah dari CL. TJ Rp 3.500, sedangkan CL Rp 7.000 (untuk Jakarta-Bogor). Padahal, Bus TJ bisa menempuh jarak tak terhingga. Coba saja nyambung terus dari satu koridor ke koridor lainnya (jangan keluar dari halte), bisa seharian tuh.

Tadi, di TJ aku kebetulan beruntung. Mulai dari halte awal, dalam bus, dan halte tujuan, penumpang kosong-kosong aja tuh. Sedangkan waktu naik CL dari Stasiun Tebet ke Stasiun Citayam, kondisi gerbong padat sekali. Berdiri saja harus berdesakan. Jadi teringat kelas ekonomi yang banyak copetnya. Bedanya, yang ini adem karena AC-nya kencang, tapi tarifnya berlipat-lipat.

Image

Jadi, untuk sementara ini, penilaianku (dalam skala bintang 5), Bus TJ dapat bintang 4, sedangkan CL dapat bintang setengah. Entah kalau nanti dapat pengalaman baru lagi.😀

Selamat menikmati waktu sore, kawan!

Keterangan foto:

Bus TJ http://almaokay.files.wordpress.com

KRL CL manggihmudo.wordpress.com