“Pak, ini angka 4 ya?” tanya mbak petugas paket, mengonfirmasi sebuah alamat.

Di alamat paket Abon buat konsumenku, aku tulis (dengan tulisan tangan) “Lantai 12A”.
Kok bisa ya, huruf A yang berdempetan dengan angka 12 disangka angka 4?
Lalu, logikanya gimana? Mana ada gedung di Jakarta yang berlantai 124? Paling tinggi -mungkin- gedung Kota BNI 46, yang 40-an lantai.

Aku jawab, “Itu huruf A, mbak. Mana ada gedung setinggi itu?”

*Lantai 12A lazim diadaptasi oleh pemilik gedung yang percaya takhayul orang barat, bahwa angka 13 itu angka sial. Sebagai gantinya, setelah lantai 12, 12A, lalu lantai 14, dst.