Dalam perjalanan pulang menuju Sasakpanjang dari Jakarta… Di jalan pintas dari Citayam menuju Tugu Macan, tiba-tiba ban belakang Beaty kempes mendadak. Untuk setelah lewat tanjakan terjal. Ketika diperiksa, ternyata paku baru sepanjang 11 sentimeter menancap di kanan samping ban belakang.

Untuk melepas paku yang menancap separuhnya itu, aku musti menarik sekuat tenaga, dengan telapak kaki bertumpu pada ban itu, dan tangan menarik ke belakang. Hop! Paku pun tercabut.

Wah, berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah, biasanya ban dalam yang terkena paku super besar itu tidak bisa diselamatkan lagi (ditambal), karena robekannya pasti besar.

Aku pun menuntun motor. Sepuluh meter di depan ada bengkel. Aku minta si abang bengkel untuk menukar ban dalam dengan ban cadangan yang selalu kubawa. Ban dalam pun dilepas. Benar saja, robekannya memanjang. Ban cadangan pun dipasang.

Ongkos pasangnya, ternyata cuma Rp 5 ribu (biasanya Rp 10 ribu). Itu karena membongkar-pasang ban dalam motor matik itu begitu gampang. Tak usah melepas roda belakang, karena shock breaker-nya cuma sebelah, jadi ban dalam bisa langsung dilepas.

Alhamdulillah, berguna juga ban dalam cadangan.