Sharing artikel dari sini. Mudah-mudahan bermanfaat.

Jawabannya adalah gaya hidup yang tidak sehat. Ya! Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko terbesar untuk stroke. Selain itu ada faktor obesitas, diet diabetes, dan merokok

Menurut ilmuwan AS, dilansir dari BBC, gaya hidup tidak sehat menyebabkan banyak anak-anak dan orang dewasa yang memiliki resiko tinggi terserang stroke. Para peneliti melihat angka-angka untuk stroke iskemik, akibat pembekuan darah, dan stroke hemoragik, yang disebabkan perdarahan otak.

Disebutkan, tingkat stroke iskemik meningkat sebesar 31 persen dalam usai lima sampai 14 tahun –meningkat 30 persen untuk orang berusia 15 sampai 34, dan 37 persen pada pasien antara usia 35 dan 44. Di semua kelompok umur, peningkatan lebih besar pada pria dibandingkan wanita.

Angka untuk stroke hemoragik menunjukkan penurunan, kecuali kelompok usia lima sampai 14 tahun. Lebih separuh dari usia 35-44 tahun mengalami stroke iskemik, juga memilik hipertensi

Dr Lorna Layward, dari Stroke Association di Inggris mengatakan, orang biasanya mengaitkan stroke dengan orangtua (usia lanjut). Namun fakta menunjukkan, seperempat kasus serangan stroke terjadi pada usia produktif. Bahkan sekitar 400 anak mengalami stroke setiap tahun di Inggris.

Penelitian ini, kata Layward, menekankan perlunya orang-orang agar menyadari bahwa stroke dapat menimpa semua orang, termasuk orang-orang muda. Karena itu perlu kesadaran untuk memeriksa tekanan darah dan menjalankan gaya hidup sehat.

About these ads